<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>logos ho theos</title>
	<atom:link href="http://jimmsong.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jimmsong.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Dec 2009 13:04:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='jimmsong.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>logos ho theos</title>
		<link>http://jimmsong.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://jimmsong.wordpress.com/osd.xml" title="logos ho theos" />
	<atom:link rel='hub' href='http://jimmsong.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tuhan, Di manakah Kau Dapat Kutemukan?</title>
		<link>http://jimmsong.wordpress.com/2009/12/05/10/</link>
		<comments>http://jimmsong.wordpress.com/2009/12/05/10/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 12:57:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jimmsong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[antony de mello]]></category>
		<category><![CDATA[fakultas teologi]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[ikan]]></category>
		<category><![CDATA[in omnibus quarent dei]]></category>
		<category><![CDATA[mane nobiscum domine jesu christe]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[oleh-oleh]]></category>
		<category><![CDATA[samudera]]></category>
		<category><![CDATA[taize]]></category>
		<category><![CDATA[ukdw]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jimmsong.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[(Sebungkus Oleh-oleh dari Taizé, Perancis) Suatu ketika entah sedang iseng atau tidak, berkatalah Yesus kepada saya, “Jimm, menurut kamu, siapakah Aku ini?” Spontan saya menjawab, “Kau adalah Allah pekerja dan Allah yang sedang bekerja di dalam seluruh keberadaanku.” Dari mana jawaban itu muncul, saya juga heran. Yang pasti HATI sayalah yang menggumamkannya. Bukankah le coeur [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jimmsong.wordpress.com&amp;blog=10735920&amp;post=10&amp;subd=jimmsong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(<em>Sebungkus Oleh-oleh dari Taizé, Perancis</em>)</p>
<p><em><br />
</em></p>
<p><img class="alignleft" src="http://apandin.files.wordpress.com/2009/10/ikan-blog.jpg?w=272&#038;h=216" alt="" width="272" height="216" />Suatu ketika entah sedang iseng atau tidak, berkatalah Yesus kepada saya, “<em>Jimm, menurut kamu, siapakah Aku ini?</em>” Spontan saya menjawab, “<em>Kau adalah Allah pekerja dan Allah yang sedang bekerja di dalam seluruh keberadaanku</em>.” Dari mana jawaban itu muncul, saya juga heran. Yang pasti HATI sayalah yang menggumamkannya. Bukankah <em>le coeur a ses raisons que la raison ne connait pas</em> (hati memang punya alasan yang tak dikenal oleh akal)? Mudah-mudahan kata-kata “keramat” Blaise Pascal tersebut bisa sedikit menenangkan nalar kita&#8230;</p>
<p>Iseng-iseng ingat kata Karl Marx (filsuf keturunan Yahudi kesohor dari Jerman): manusia adalah mahluk yang bekerja, <em>nah</em>, di Taizé, Perancis, kenyataannya juga banyak orang  yakni para pengunjung atau ’peziarah’, khususnya muda/i dari segala penjuru dunia yang bekerja. Malah pekerjaannya adalah pekerjaan yang paling mendasar dalam hidup keseharian kita, seperti: memasak makanan, menyiapkan makanan, mencuci piring dan mangkok makanan, membersihkan kamar mandi, menyapu, dsb. Itu pun dilakukan dalam <em>team</em>, dan bukannya sendiri-sendiri. Selama kurang lebih tiga bulan (Juli &#8211; Oktober ‘08) tinggal di Taizé, ada pengalaman menarik. Pernah suatu kali <em>team </em>kami (18 orang: terdiri dari orang-orang Polandia, Inggris, Italia, Spanyol, dan saya sendiri, Indonesia) punya pekerjaan mencuci tempat-tempat makanan dan minuman berupa kotak-kotak kardus besar dari busa dan tong-tong minuman, dari kurang lebih 5000 orang pengunjung yang datang. Semakin bertambah menit, semakin cucian kotor ini menggunung di depan mata. “<em>Wuihhh</em>, kapan habisnya ini cucian…”, keluh hati. <em>Saking</em> stress-nya, semua wajah kami sudah hampir mirip dengan cucian kotor itu. Berhari-hari pekerjaan jenis ini kami lakukan. Selama hari-hari itu pula saya bermenung. “Kerja, takkan ada habisnya dalam hidup ini. Maka untuk apa berharap dan menunggu agar pekerjaan di dunia ini segera selesai. Bukankah lebih baik berharap agar semakin hari semakin kita mencintai seberapa berat dan susahnya pekerjaan; mencintai pekerjaan itu apa adanya? Bukankah Allah yang memberikan pekerjaan kepada kita di dunia ini untuk dikerjakan? Jika demikian, Allah pasti turut bekerja bersama-sama dengan kita, melakukan pekerjaan itu”. Permenungan ini bukanlah buah yang datang dari pikiran saya, melainkan dari HATI. Bila saja datang stress itu, HATI saya itu mengundang Allah untuk hadir bersama-sama dalam bekerja… <strong><em>Mane nobiscum, Domine Jesu Christe</em></strong> (Tinggallah bersama kami, Tuhan Yesus Kristus), doa saya bersenandung.</p>
<p>Saya mengundang Allah untuk menjadi <em>satu team</em> dengan-Nya melakukan pekerjaan yang Ia kehendaki. Ia adalah Allah yang aktif bekerja di dalam <em>all of our human being</em> (segala kehidupan terdalam kita). Dalam bekerja, saya dan Allah semakin menjalin relasi atau hubungan yang mesra. Tidak ada stress, melainkan senyuman, ceria, dan sukacita. Begitulah saya menyadari dan merasakan bahwa Allah selalu hadir di dalam hari-hari saya.</p>
<p>Saya teringat cerita Antony De Mello (seorang spiritualis kesohor dari India), begini:</p>
<p>Seekor ikan kecil yang hidup di samudra bertanya kepada seekor ikan yang lebih tua, “Maaf kawan, anda lebih tua dan lebih berpengalaman daripada saya. Di manakah saya dapat menemukan Samudra?”</p>
<p>Jawab ikan tua, “Samudra, adalah tempat engkau berenang sekarang ini.”</p>
<p>Namun, ikan kecil itu kecewa, “Ha, ini? Ini hanya air saja! Apa yang sedang kucari adalah samudra!”</p>
<p>Dengan sangat kecewa ikan kecil itu meneruskan pencarian akan <em>Samudra</em> itu.</p>
<p>Berkatalah kemudian ikan tua, “Ikan kecil, berhentilah mencari. Tidak ada yang perlu dicari. Heninglah sebentar, bukalah matamu dan lihatlah! Engkau tak mungkin lagi keliru.”</p>
<p>Janganlah suka menjadi <em>ikan kecil</em>, melainkan jadilah <em>ikan tua</em>, yaitu yang menyadari <strong><em>in omnibus quarent Dei</em></strong> (di dalam segala sesuatu kita dapat menemukan Allah). Seperti ikan tua yang merasakan dan menyadari <em>Samudra</em> yang selalu hadir dan bekerja sehingga ia dapat hidup, begitulah hendaknya kita merasakan dan menyadari kehadiran Allah di dalam segala kesibukan dan pekerjaan kita sehari-hari. Sekaligus Ia juga aktif bekerja di situ dan membuat kita tetap “hidup”. <em>Bukalah matamu dan lihatlah</em>. Percaya <em>deh</em>, ini bukan iseng…☺</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jimmsong.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jimmsong.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jimmsong.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jimmsong.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jimmsong.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jimmsong.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jimmsong.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jimmsong.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jimmsong.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jimmsong.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jimmsong.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jimmsong.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jimmsong.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jimmsong.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jimmsong.wordpress.com&amp;blog=10735920&amp;post=10&amp;subd=jimmsong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jimmsong.wordpress.com/2009/12/05/10/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/82e8c5366e2d9b6aac9bf6a4285963a4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jimmsong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://apandin.files.wordpress.com/2009/10/ikan-blog.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah Mimpi Dalam Kotak Terbuka</title>
		<link>http://jimmsong.wordpress.com/2009/12/05/sebuah-mimpi-dalam-kotak-terbuka/</link>
		<comments>http://jimmsong.wordpress.com/2009/12/05/sebuah-mimpi-dalam-kotak-terbuka/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 12:37:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jimmsong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[deddy corbuzier]]></category>
		<category><![CDATA[faklutas teologi]]></category>
		<category><![CDATA[imajinasi]]></category>
		<category><![CDATA[jimm song]]></category>
		<category><![CDATA[kotak terbuka]]></category>
		<category><![CDATA[master mentalist]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian]]></category>
		<category><![CDATA[tebak]]></category>
		<category><![CDATA[ukdw]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jimmsong.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Jimm Song Jika kamu pernah atau sering menonton sebuah acara menarik di RCTI, setiap Selasa malam pukul 22.00 – 23.00 WIB, kemungkinan kamu akan tertarik atau juga terpesona dengan segala permainan Deddy Corbuzier di atas panggung. Acara live itu adalah “Master Mentalist”. Salah satu keunikan Deddy dalam acaranya itu adalah kemampuannya  dalam menebak sesuatu. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jimmsong.wordpress.com&amp;blog=10735920&amp;post=6&amp;subd=jimmsong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Oleh: Jimm Song</em></p>
<p><img class="alignleft" title="magic" src="http://adioncoh.files.wordpress.com/2009/06/sulap.jpg?w=186&#038;h=190" alt="" width="186" height="190" /> Jika kamu pernah atau sering menonton sebuah acara menarik di RCTI, setiap Selasa malam pukul 22.00 – 23.00 WIB, kemungkinan kamu akan tertarik atau juga terpesona dengan segala permainan Deddy Corbuzier di atas panggung. Acara <em>live</em> itu adalah “Master Mentalist”. Salah satu keunikan Deddy dalam acaranya itu adalah kemampuannya  dalam menebak sesuatu. Mau tebak angka atau lotre? Deddy bisa. Mau tebak huruf-huruf yang kamu tulis? Deddy bisa. Mau tebak apa yang sedang kamu genggam? Deddy bisa. <em>Lha</em>, mau tebak apa yang ada dalam dompetmu? Deddy pun bisa. Yang paling unik, sebelum kamu memikirkan atau mengatakan sesuatu, pikiran atau perkataan kamu itu sudah ditebak dan dituliskan Deddy terlebih dahulu tanpa sepengetahuanmu. Lagi, salah satu kemampuan tersohor dari Deddy adalah dengan kekuatan pikirannya sebuah bahan dari logam bisa menjadi bengkok. Jadi bagi kamu yang giginya terbuat dari logam, berhati-hatilah. Bisa repot kalau-kalau jadi bengkok semuanya….</p>
<p>Inti dari semua pertunjukannya itu adalah soal imajinasi! Cobalah cermati bagaimana Deddy bersusah-susah menggunakan imajinasinya untuk bisa mempertunjukkan berbagai hiburan yang membuat penontonnya tak lepas menepuk-nepuk tangannya sambil berdiri. Begitulah penonton menghargai karya seseorang yang menggunakan imajinasinya dengan maksimal. Sebuah karya lahir dari sebuah imajinasi. Tanpa imajinasi, kamu akan menjadi <em>mandek</em> dan semakin <em>kolot</em>. Tanpa imajinasi, karyamu akan menjadi ketinggalan jaman. Tanpa imajinasi, pemikiranmu akan semakin tertutup terhadap perkembangan. Itulah kekuatan imajinasi.</p>
<p>Seseorang mempunyai mimpi dan menaruhnya dalam sebuah kotak. Esoknya, ia buka kotaknya, mimpinya masih ada di dalamnya. Kemudian ia menutupnya kembali. Esoknya lagi, ia buka kotak yang sama, mimpinya masih ada di dalamnya. Kemudian ia menutupnya kembali. Begitu sampai berhari-hari, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Mimpinya terkubur dalam sebuah kotak. Sampai kapan mimpi-mimpimu akan selalu terkubur dalam kotak ? Ambillah dan wujudkan mimpi-mimpi itu, itulah yang disebut dengan imajinasi ! Jadi imajinasi adalah sebuah mimpi yang dapat kamu wujudkan secara nyata dalam hidup keseharianmu. Maka jika mimpimu tak dapat diwujudkan, itu bukanlah imajinasi, melainkan hanya angan-angan belaka. Bukankah kamu tahu, ada sebuah mimpi dibanding jutaan mimpi yang bisa kamu wujudkan.</p>
<p>Apakah Allah punya imajinasi ? Ya. Sebenarnya Ia punya sebuah mimpi di dalam sebuah kotak. Mimpi itu adalah sekiranya dunia ini akan mendapat berkat (keselamatan) dari-Nya. Kemudian Allah mengambil mimpi itu dari kotaknya dan mewujudkannya. Dipanggil-Nyalah Abram dan berkata padanya, ”<em>Pergilah dari negerimu…ke negeri yang akan Kutunjukkan padamu…Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, memberkati engkau…dan engkau akan menjadi berkat…dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapatkan berkat.</em>” (Kej. 12 :1-3). Imajinasi tidaklah sulit untuk diwujudnyatakan. Betul ? Tidak. Justru karena mewujudnyatakan imajinasi adalah hal yang sulit makanya banyak orang yang malas bahkan takut untuk memberdayakan imajinasinya. Coba lihat, betapa panjang perjalanan mimpi Allah untuk mewujudkan dunia yang penuh berkat itu. Mau tahu ? Bacalah Kitab Suci dari Kejadian hingga Wahyu. Gampangkan ? Tidak. <em>Lho</em>, mengapa ? Ya karena banyak diantara kamu yang masih malas membaca Kitab Suci. <em>Boro-boro</em> baca Kitab Suci, ketika mendengarkan firman Tuhan saja sudah banyak yang mengeluh. “<em>Huhhh, lagi-lagi ayat Alkitab</em>….”, protes orang yang membaca tulisan saya (ketika saya mengutip Kej. 12:1-3 di atas).</p>
<p>Parahnya, kita hanya bisanya menepuk-nepuk tangan sambil berdiri ketika melihat Karya Allah yang Maha Agung ini. “Oh Allah, sungguh besar Karya-Mu atas dunia ini..”, sekedar dari doa kita. Padahal kita sendiri lupa bahwa lewat Karya-Nya itu sebenarnya Allah juga punya mimpi agar setiap kamu yang menyadari besarnya Karya itu sungguh-sungguh bertekad untuk memberdayakan imajinasimu sampai Allah sendiri menepuk-nepuk tangan-Nya sambil berdiri! Dengan Karya-Nya yang Maha Agung ini, sekiranya bukan kita saja yang dihibur oleh Allah, melainkan kita jugalah yang menghibur Allah, yaitu lewat memberdayakan segala imajinasi yang disediakan-Nya di dalam diri kita, agar berguna untuk memuliakan Allah sendiri.</p>
<p>Allah sendiri tidak pernah berhenti berimajinasi. Setiap mimpi-Nya Ia wujudkan dalam cara yang selalu berbeda dan dengan cara yang unik. Coba lihat setiap kamu yang melakukan apa saja dalam hidupmu. Adakah kamu merasakan sesuatu yang berbeda dari hari-hari sebelumnya? Ketika pergumulan berat melanda kamu: adakah kamu merasakan pertolongan yang membuat hatimu menjadi tenang luar biasa? Ketika putus asa menindas dirimu: adakah kamu merasakan suatu kekuatan untuk pulih dan bangkit kembali? Ketika kamu jatuh sakit: adakah kamu merasakan suatu kesembuhan yang membuatmu kembali bersemangat untuk melanjutkan hidup? Ketika….dan sebagainya, adakah kamu menyadari semuanya itu adalah mimpi-mimpi Tuhan yang mewujudnyata dalam dirimu?</p>
<p>Mau tahu seberapa sulit saya berimajinasi untuk menulis tulisan sederhana ini ? Saya harus mengikuti setiap acara “Master Mentalist”. Kemudian mencermati permainan-permainan yang dipertunjukkan oleh Deddy Corbuzier, serta berpikir-pikir untuk menemukan hal positif dari acara ini. Tidak sampai di sini saja. Untuk mengetik hasil pemikiran itu, saya harus bersusah-susah menyediakan <em>snack</em> ringan agar serangan <em>maag</em> tidak kambuh dan menggoroti lambung saya. Tidak sampai di sini juga. Saya harus mengotak-atik gaya bahasa saya agar bergaya ringan sehingga gampang dicermati oleh kamu. Akhirnya, lagi-lagi tidak sampai di sini. Saya harus berdoa agar kamu yang membaca tulisan ini dapat meyakini bahwa sebuah mimpi, sesederhana apapun itu, dapat diwujudkan! Semula saya hanya bermimpi untuk membuat sebuah tulisan sederhana. Dan sekarang, kamu sudah menikmatinya.</p>
<p>Selamat berimajinasi dengan sebebas-bebasnya dalam memuliakan Allah.☺</p>
<p>﻿</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jimmsong.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jimmsong.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jimmsong.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jimmsong.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jimmsong.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jimmsong.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jimmsong.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jimmsong.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jimmsong.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jimmsong.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jimmsong.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jimmsong.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jimmsong.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jimmsong.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jimmsong.wordpress.com&amp;blog=10735920&amp;post=6&amp;subd=jimmsong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jimmsong.wordpress.com/2009/12/05/sebuah-mimpi-dalam-kotak-terbuka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/82e8c5366e2d9b6aac9bf6a4285963a4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jimmsong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adioncoh.files.wordpress.com/2009/06/sulap.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">magic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Halo dunia!</title>
		<link>http://jimmsong.wordpress.com/2009/11/30/Halo-Dunia/</link>
		<comments>http://jimmsong.wordpress.com/2009/11/30/Halo-Dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 06:43:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jimmsong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jimmsong.wordpress.com&amp;blog=10735920&amp;post=1&amp;subd=jimmsong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jimmsong.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jimmsong.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jimmsong.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jimmsong.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jimmsong.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jimmsong.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jimmsong.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jimmsong.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jimmsong.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jimmsong.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jimmsong.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jimmsong.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jimmsong.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jimmsong.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jimmsong.wordpress.com&amp;blog=10735920&amp;post=1&amp;subd=jimmsong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jimmsong.wordpress.com/2009/11/30/Halo-Dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/82e8c5366e2d9b6aac9bf6a4285963a4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jimmsong</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
